ibnchannel.id – Pelatih kepala Bali United FC, Johnny Jansen tidak menyalahkan soal hasil yang diraih pasukan Serdadu Tridatu dalam empat laga terakhir.
Serdadu Tridatu usai menang atas PSM Makassar di laga tandang mereka, belum menuai kemenangan lanjutan di putaran kedua ini.
Ricky Fajrin cs harus bermain imbang dengan Semen Padang FC (24/1) dan mengakui kemenangan dari Persik Kediri (30/1), Persebaya Surabaya (7/2) dan Persija Jakarta (15/2).
Pelatih asal Belanda ini tidak ingin menyalahkan anak asuhnya melainkan tetap bangga dengan permainan semangat juang anak asuhnya yang terus berusaha memberikan yang terbaik untuk Bali United.
Terutama lini belakang yang menjadi sorotan dalam empat laga terakhir dimana mengalami kebobolan hingga 10 gol ke gawang Mike Hauptmeijer.
Bagi Johnny Jansen, itu bukan suatu permasalahan saat ini melainkan tim yang dihadapi memiliki kualitas dan keberuntungan dalam meraih kemenangan atas mereka.
“Kami sukses menjadi tim tanpa kebobolan di enam pertandingan beruntun dan itu tidak ada masalah di sektor pertahanan. Kami mulai mengalami kebobolan saat melawan Persik Kediri dan bisa dilihat bagaimana gol kebobolan kami terjadi,” ucap Coach Johnny, seperti dilansir baliutd.com, Jumat 20 Februari 2026.
“Kemudian saat melawan Semen Padang kami kebobolan dari set piece tendangan bebas mereka. Dan terakhir melawan Persebaya dan Persija yang adalah tim yang bagus. Secara keseluruhan terutama pertahanan sudah bagus,” tambah Coach Johnny.
Sebelum putaran pertama berakhir kali lalu, Serdadu Tridatu sangat berdigdaya menjadi tim dengan nirbobol beruntun terbanyak.
Bali United sukses memulai mempertahankan nirbobol mereka saat bermain imbang dengan Persis Solo (23/11/2025) dan Dewa United Banten (29/12/2025).
Kemudian berhasil menang atas Borneo FC Samarinda (30/11/2025), PSBS Biak (22/12/2025), Arema FC (4/1/2025) dan PSM Makassar (9/1/2025).***


