Quick Links:
Wednesday, 29 April 2026

Contact Info

  • ADDRESS: Street, City, Country

  • PHONE: +(123) 456 789

  • E-MAIL: your-email@mail.com

Some Populer Post

  • Home  
  • Kadek Adi Asih Raih Medali Perunggu di IFSC World Cup 2025 Nusa Dua
- Olahraga

Kadek Adi Asih Raih Medali Perunggu di IFSC World Cup 2025 Nusa Dua

ibnchannel.id – Atlet panjat tebing Indonesia asal Bali Kadek Adi Asih merebut medali perunggu pada final disiplin speed putri Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali. Usai pertandingan Kadek Adi Asih mengaku tak menyangka bisa naik podium di posisi ketiga, mengingat dirinya baru kali ini menjajal kejuaraan dunia dan […]

Kadek Adi Asih raih medali perunggu di final speed putri IFSC World Cup 2025 Nusa Dua Bali.

ibnchannel.id – Atlet panjat tebing Indonesia asal Bali Kadek Adi Asih merebut medali perunggu pada final disiplin speed putri Piala Dunia Panjat Tebing 2025 di Pulau Peninsula, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.

Usai pertandingan Kadek Adi Asih mengaku tak menyangka bisa naik podium di posisi ketiga, mengingat dirinya baru kali ini menjajal kejuaraan dunia dan masuk list cadangan.

“Saya tidak menyangka dapat medali dan ini Piala Dunia pertama yang saya ikuti,” kata Kadek Adi Asih kepada wartawan di Nusa Dua Bali Sabtu 3 Mei 2025 setelah upacara pengalungan medali,

Pada babak perebutan medali perunggu, atlet asal Desa Gitgit, Kabupaten Buleleng, Bali itu mengalahkan lawannya asal Korea Selatan, Jeong Jimin.

Menggunakan papan B, atlet berusia 19 tahun itu mencatatkan waktu 7.27 detik, sedangkan lawannya 9.00 detik.

Kadek akhirnya merebut medali perunggu pada perebutan peringkat ketiga atau small final mengalahkan wakil dari Korea Selatan, Jeong Jimin.

Indonesia menurunkan 31 atlet yang terdiri dari 10 atlet speed putra, sembilan atlet speed putri, dan masing-masing enam atlet lead putra serta putri.

Dari sembilan wakil speed putri itu, empat di antaranya melaju ke putaran final Kadek Adi Asih, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Alivany Ver Khadijah dan Susan Nurhidayah.

Namun, hanya Kadek Adi yang lolos ke babak final dan merebut medali perunggu piala dunia pertamanya.

Seperti diketahui Kawasan pariwisata The Nusa Dua yang dikelola oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional bergengsi.

Direktur Komersil ITDC, Troy Warokka dalam jumpa pers Kamis 1 Mei 2025, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh penyelenggara. “Terpilihnya The Nusa Dua sebagai venue utama IFSC World Cup 2025 merupakan bukti kesiapan infrastruktur kami serta kemampuan manajerial dalam menyelenggarakan event berskala global. Hal ini sekaligus memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai destinasi unggulan untuk berbagai event bertaraf nasional maupun internasional.”.

Sebanyak enam hotel berbintang empat dan lima di dalam kawasan telah berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan acara, dengan menyediakan akomodasi bagi atlet, official, panitia, serta awak media. Diperkirakan sekitar 2.000 hingga 3.000 orang akan hadir selama rangkaian kegiatan, dengan target tingkat hunian hotel mencapai 75%.

Sementara itu, Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, menyatakan bahwa pemilihan The Nusa Dua sebagai lokasi kompetisi sangat tepat. “Kawasan The Nusa Dua tidak hanya menawarkan fasilitas berkelas internasional, tetapi juga menghadirkan atmosfer yang mendukung fokus dan semangat para atlet. Penyelenggaraan IFSC World Cup 2025 di kawasan ini menjadi momentum strategis dalam mendorong peningkatan prestasi panjat tebing Indonesia sekaligus mempromosikan olahraga ini kepada khalayak nasional dan internasional. Lebih dari itu, ajang ini juga memperkuat posisi Indonesia, khususnya Bali, sebagai destinasi sport tourism unggulan. Dukungan dan atensi dari Pemerintah Provinsi Bali diharapkan mampu mengakselerasi pertumbuhan ekosistem olahraga panjat tebing serta memberikan dampak ekonomi yang signifikan melalui sektor pariwisata olahraga.”

Penyelenggaraan IFSC World Cup 2025 diyakini memberikan dampak ekonomi langsung dan tidak langsung bagi kawasan dan masyarakat sekitar. Manfaat ini mencakup peningkatan konsumsi wisatawan, kenaikan tingkat okupansi tenant kawasan dan UMKM lokal, serta aktivasi layanan transportasi dan logistik. Selain itu, pelibatan tenaga kerja dari desa-desa penyangga The Nusa Dua juga menjadi bagian dari strategi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat lokal.

ITDC telah memastikan kesiapan kawasan dengan berkoordinasi intensif bersama panitia penyelenggara dan para pemangku kepentingan lainnya. Sistem pengamanan terpadu yang telah teruji dalam event sebelumnya akan diterapkan kembali. Selain itu, ITDC telah menyiapkan sejumlah kantong parkir strategis dengan total kapasitas lebih dari 1.000 unit mobil dan 3.000 unit motor, termasuk di Central Parkir yang dilengkapi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), dan area Parkir depan Sogo, Bali Collection.

Dengan IFSC World Cup 2025 dan deretan acara lainnya, The Nusa Dua semakin menegaskan perannya sebagai pusat kegiatan kelas dunia yang berdampak luas bagi pariwisata dan perekonomian nasional.***

About Us

Selamat datang di IBN Channel, pusat informasi, hiburan, dan berita yang selalu up-to-date! Kami menyajikan artikel dan video menarik tentang peristiwa terkini, review produk yang bermanfaat, hingga eksplorasi tempat-tempat unik yang wajib Anda kunjungi. Nikmati konten berkualitas yang dikemas dengan informatif dan inspiratif, hanya di IBN Channel.

IBN Chanel @2025. All Rights Reserved.