ibnchannel.id – Laga Bali United FC bertandang ke markas PSM Makassar hari Jumat (9/1) malam dimenangkan oleh Serdadu Tridatu.
Saat pertandingan tersebut, terjadi drama hujan kartu yang mewarnai laga di Stadion B.J. Habibie, Parepare.
Total 9 kartu kuning dan 2 kartu merah dikeluarkan oleh wasit Erfan Efendi pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/26.
Usai pertandingan, pelatih kepala Bali United FC, Johnny Jansen tidak memberikan banyak komentar perihal keputusan wasit yang memimpin pertandingan.
“Saya sebenarnya tidak suka mengomentari kinerja wasit. Bagaimana pun itu keputusan dari mereka yang bertugas dan sebagai pemain ketika sudah mendapat kartu kuning, ya sudah kita tidak perlu melakukan pelanggaran lagi. Mengambil sebuah keputusan tentu sangat sulit, jadi saya tidak ingin banyak mengomentari wasit,” terang Coach Johnny, seperti dilansir baliutd.com, Minggu 11 Januari 2026.
Pelatih asal Belanda ini hanya fokus pada pengembangan timnya, bagaimana anak asuhnya tersebut dapat memainkan permainan sepak bola yang baik dan benar di arena pertandingan.
“Kami memiliki banyak peluang namun ada beberapa momen pertandingan harus berhenti karena kesalahan yang dilakukan. Tapi secara keseluruhan saya senang atas kemenangan penting pekan ini. Saya bangga dengan tim ini,” jelas Coach Johnny.
Dengan hasil ini, Bali United menutup putaran pertama dengan 27 poin dari 7 kemenangan, 6 imbang dan 4 kekalahan.***





